Journalpos.co —- PALEMBANG – Dalam rangka menjawab tantangan dan persaingan Dunia kerja yang semakin ketat dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) SMK Negeri 2 Palembang akan menguatkan Tiga bidang pendidikan yakni, literasi, numerasi dan tracer study.
Dimana, tiga bidang ini, berfokus pada peningkatan kualitas dan kemampuan siswa, seperti halnya, literasi dan numerasi membangun fondasi kemampuan kognitif dan keterampilan dasar, sementara tracer study memastikan bahwa kemampuan tersebut relevan dan dibutuhkan di dunia kerja.
Kepala Sekolah SMK negeri 2 Palembang, H. Suparman, SPd. M.si kepada wartawan menjelaskan, bidang Literasi dan Numerasi mengacu pada kemampuan siswa untuk membaca, menulis, memahami, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Dimana bidang ini membuat siswa dapat memahami berbagai konsep pelajaran secara lebih luas dan mendalam.
“Bidang ini wajib diterapkan kepada siswa, agar para siswa dapat memahami dan menginterpretasikan informasi yang disajikan dalam berbagai format baik, angka, grafik, tabel dan teks. Sehingga kedepannya, lulusan SMK Negeri 2 Palembang dapat berpartisipasi penuh dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja,” tegas Suparman.
Sedangkan bidang tracer study, lanjut Suparman, bertujuan untuk mengevaluasi relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia industri. Selain itu bidang ini juga sangat dibutuhkan untuk mengetahui tingkat penyerapan alumni di dunia kerja.
“Dengan penguatan bidang ini kita tentu dapat memperoleh data mengenai kompetensi yang dikuasai alumni dan kontribusi pendidikan terhadap perolehan kompetensi tersebut. Selain itu bidang ini juga diperlukan untuk bahan evaluasi dan perbaikan kinerja satuan pendidikan di masa mendatang serta untuk memenuhi syarat kelengkapan akreditasi lembaga pendidikan,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan Suparman, selain ketiga bidang itu yang perlu dikuatkan, prestasi akademik maupun nonakademik juga akan terus dipertahankan melalui berbagai tolak ukur, seperti Lomba Kompetensi Siswa (LKS), kompetisi olahraga, serta pembinaan karakter peserta didik akan terus ditingkatkan.
“Untuk menjaga kualitas lulusan SMK Negeri 2 Palembang, juga akan melaksanakan pelatihan berkelanjutan bagi guru dan siswa. Jika diperlukan, kami juga akan menghadirkan pelatih dari luar untuk memberi penguatan kompetensi,” katanya.
Ditambahkan, Suparman, aaat ini sekolah yang dipimpinnya tengah menggiatkan program konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik, serta mengembangkan pembelajaran E-Learning TTEP (Toyota Training Education Program) untuk mendukung peningkatan kompetensi peserta didik di bidang teknologi otomotif.
“Dengan program progam yang kita laksanakan dan kita tingkatkan, kita menargetkan siswa lulusan SMK Negeri 2 Palembang sebesar 60 persen lulusan SMN 2 dapat langsung bekerja dan 30 persen melanjutkan pendidikan serta 10 persen dapat berperan sebagai Wira usaha baru yang bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Karena itu, untuk dapat mewujudkan semua program itu, kita mengharapkan dukungan dan suport dari semua pihak, termasuk para wali murid,” katanya. (adv)













