Journalpos.co — BANYUASIN – Di bawah kepemimpinan Dra. Hj. Ria Wilastri, M.M, SMA Negeri 1 Sembawa terus mengembangkan berbagai program, mulai dari pengadaan jaringan internet, menciptakan
lingkungan nyaman, Sekolah Ramah Anak, program “Roots” untuk membangun karakter siswa dan mencegah perundungan, serta melahirkan Kartu Pintar Pendekar.
Kepala Sekolah (Kepsek) memiliki kewenangan dan sangat krusial dalam
memimpin, serta mengelola satuan pendidikan. Sebab, maju mundurnya sekolah sangat bergantung pada kepemimpinan,
kreativitas, dan kemampuan manajerialnya Kepala Sekolah.
Selain itu, Kepala Sekolah juga harus mampu dalam
menciptakan iklim kondusif, meningkatkan profesionalisme guru,
mengoptimalkan pembelajaran, serta menggerakkan seluruh sumber daya sekolah untuk mencapai tujuan
pendidikan, menjadikannya motor
penggerak utama kualitas sekolah.
Dra. Hj. Ria Wilastri, M.M., Kepala SMA Negeri 1 Sembawa,
Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan menceritakan bagaimana mengelola sekolah hingga bisa
menjadi berkualitas dengan menerapkan strategi yang berfokus
pada inovasi, serta filosofi pendidikan yang humanis.
Penerapan Kurikulum
Merdeka, dan salah satu Sekolah Penggerak Angkatan Pertama pada tahun 2021, Ria juga
mengedepankan pembelajaran terdiferensiasi yang selaras dengan
filosofi Ki Hajar Dewantara, yaitu
memfasilitasi kebutuhan setiap
siswa agar potensinya berkembang maksimal.
Di bawah kepemimpinannya, SMA Negeri 1 Sembawa terus mengembangkan berbagai program, mulai dari pengadaan
jaringan internet, menciptakan
lingkungan nyaman, Sekolah Ramah Anak, program “Roots” untuk
membangun karakter siswa dan mencegah perundungan, serta
melahirkan Kartu Pintar Pendekar.
Untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan Sekolah Ramah Anak, Ria menciptakan
ekosistem sekolah yang kolaboratif dengan slogan “Bersama Kita
Bisa”. Pengembangan SDM berkelanjutan dengan kegiatan peningkatan kompetensi guru, seperti pengisian e-kinerja dan bedah
rapor pendidikan melalui Komunitas
Belajar (Kombel) SMANSAWA.Berkat inovasinya, semenjak
diberi amanah untuk mengelola SMA Negeri 1 Sembawa pada tahun 2021, Ria Wilastri meraih berbagai
penghargaan, diantaraya sebagai
berikut: Konsep ini
berakar pada pemikiran yang melihat aset atau kekuatan, potensi, sumber daya yang sudah ada, bukan
hanya masalah atau defisit.
“Penghargaan sebagai Kepala Sekolah Terbaik 1 Inovator Sumatera
Selatan kategori SMA pada ajang Anugerah Inovator Provinsi
Sumatera Selatan Tahun 2022. Penghargaan Terbaik 1 Kepala Sekolah SMA Inovatif Tingkat
Nasional pada Apresiasi Guru dan
Tenaga Kependidikan Tahun 2023.
Penghargaan sebagai Terbaik 1 Kategori Guru SLTA/SMK Inovatif
dalam ajang Anugerah Inovator Sumatera Selatan Tahun 2024.
Penghargaan Leadership Training
Program For Principal di Shanghai China, Tahun 2024
Kepala SMA Negeri 1 Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera
Selatan, Dra. Hj. Ria Wilastri, M.M, mengungkapkan, ketika berhasil meraih penghargaan Kepala Sekolah Terbaik 1 Inovator Sumatera Selatan kategori SMA pada ajang Anugerah
Inovator Provinsi Sumatera Selatan
Tahun 2022, SMA Negeri Sembawa mengangkat program “7 Asset-Based Thinking”.
Program 7 Asset-Based
Thinking, menurut Ria, sebagai pendekatan pendidikan yang fokus
pada pengembangan potensi, dan aset internal siswa, serta lingkungan sekolah, bukan hanya kekurangan, untuk membangun karakter dan prestasi, sejalan dengan filosofi
pendidikan yang memberdayakan
dan berbasis kekuatan, seringkali diintegrasikan dengan program
Sekolah Penggerak atau Kurikulum Merdeka.
“Konsep ini berakar pada pemikiran yang melihat aset atau
kekuatan, potensi, sumber daya yang
sudah ada, bukan hanya masalah atau defisit,” kata Ria kepada Majalah “Sekolah JUARA” belum lama ini.
Dijelaskan Ria, program ini merupakan bagian dari inovasi pendidikan untuk membentuk
lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berdaya saing, berkarakter kuat, dan
mampu berkontribusi positif bagi lingkungan.
Menjadi Terbaik 1 Kepala Sekolah SMA Inovatif Tingkat Nasional pada Apresiasi Guru dan
Tenaga Kependidikan Tahun 2023, tegas Ria, diselenggarakan oleh
Kemendikbudristek, usulan Diknas Provinsi Sumatera Selatan dan
BGTK. Penghargaan ini menegaskan inovasi dan kepemimpinannya dalam program Merdeka Belajar di SMA Negeri 1 Sembawa.
“Penghargaan tersebut
diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (saat itu), sebagai apresiasi atas dedikasi dan inovasi yang dilakukan dalam memajukan dunia pendidikan di Sumatera Selatan,” tutur Ria.
Sedangkan meraih penghargaan sebagai Terbaik I Kategori Guru
SLTA/SMK Inovatif dalam ajang Anugerah Inovator Sumatera Selatan Tahun 2024, jelas Ria kemudian,
merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam menciptakan inovasi di dunia pendidikan.
Berikut adalah beberapa poin utama terkait pencapaian tersebut:
1). Inovasi Unggulan:
SMA Negeri 1 Sembawa di bawah kepemimpinan Ria
Wilastri menjadi salah satu perwakilan inovasi Provinsi Sumatera Selatan dalam ajang
Innovative Government
Award (IGA) 2024 melalui inovasi Kartu Pintar Pendekar.
2). Rekam Jejak Prestasi:
Penghargaan ini menambah daftar prestasi Ria Wilastri
yang sebelumnya juga pernah meraih penghargaan sebagai
Kepala Sekolah SMA Inovatif Terbaik 1 tingkat Provinsi
pada tahun 2023 dan 2022.
3). Status Sekolah:
SMA Negeri 1 Sembawa merupakan salah satu Sekolah Penggerak angkatan pertama
Sumatera Selatan yang
terus mendorong digitalisasi pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi
Interactive Flat Panel (IFP) di kelas pada tahun 2025/2026.
Setelah mendapat beberapa penghargaan tersebut, lanjut Ria, dirinya pun mendapat
apresiasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek (Kemendikbud Ristek) saat itu, untuk mengikuti pelatihan
kepemimpinan selama 10 hari di Shanghai, China.
“Alhamdulillah, saya selama mengikuti pelatihan banyak ilmu
yang didapatkan, karena yang dipelajari, diantaranya tentang
pembelajaran/pendidikan, bagaimana peningkatan kompetensi guru-guru, dan bagaimana
pendidikan berbasis STEAM (Sains
Teknologi Engenering dan Matematic) di
Shanghai, China,” ujar Ria.
Setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan, kata Ria, ternyata pendidikan di Shanghai, China berbasis histori, mereka memprioritaskan sejarah, dan tidak
melupakannya. “Jika kita perhatikan
budaya Tiongkok itu sangat kental dengan sejarahnya,” ucapnya.
KARTU PINTAR PENDEKAR
Inovasi “Kartu Pintar Pendekar” merupakan program unggulan dari
SMA Negeri 1 Sembawa, Kabupaten
Banyuasin, yang dirancang untuk
mendukung status sekolah sebagai
Sekolah Penggerak Angkatan Pertama di Sumatera Selatan.
Masih menurut Ria, inovasi ini membawa SMA Negeri 1 Sembawa mewakili Provinsi Sumatera Selatan
dalam penilaian akhir Innovative Government Award (IGA) 2024.
Program ini diakui sebagai langkah nyata sekolah dalam menciptakan
solusi kreatif di bidang pendidikan.
Sebagai bagian dari komitmen Sekolah Penggerak, ungkapnya,
SMA Negeri 1 Sembawa menggunakan instrumen ini untuk berbagi pengalaman atau mengimbaskan praktik baik terkait
implementasi Kurikulum Merdeka
kepada sekolah-sekolah lain.
“Kolaborasi Antar-Sekolah: Memfasilitasi kegiatan In House Training (IHT) dan diskusi terbuka untuk meningkatkan
mutu pendidikan secara kolektif di wilayah Sumatera Selatan,”
kata Ria seraya menambahkan,
mendukung pelaksanaan Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui media yang edukatif
dan inovatif.
SMA Negeri 1 Sembawa, tambah Ria, terus aktif dalam
berbagai kegiatan akademik dan non
akademik, termasuk pengembangan
kompetensi guru melalui komunitas
belajar (Kombel) dan partisipasi dalam pemilihan duta pendidikan di tingkat provinsi.
SMAN Negeri 1 Sembawa juga sebagai sekolah yang aktif
mengimplementasikan program “Cerdas Berkarakter”.
Penanaman
karakter tidak hanya saat MPLS, tetapi berlanjut melalui kegiatan kerohanian, penguatan kebersamaan, dan program anti-bullying.
SMA Negeri 1 Sembawa menjadi contoh nyata bagaimana sekolah dapat mengintegrasikan
pendidikan karakter ke dalam kurikulum dan kegiatan seharihari, bukan hanya sebagai program formal tetapi sebagai budaya sekolah yang hidup.
SEKOLAH ADIWIYATA
SMA Negeri 1 Sembawa adalah salah satu sekolah di Sumatera
Selatan yang aktif dalam program
Adiwiyata, terbukti dengan penerapan strategi sekolah berbudaya
lingkungan (PKBA) dan program Bagja, serta memiliki visi untuk
menciptakan siswa yang cerdas dan
peduli lingkungan.
Bahkan menjadi bagian dari upaya pengembangan sekolah Adiwiyata di wilayahnya, termasuk tingkat provinsi. SMA Negeri
1 Sembawa memiliki visi “Berbudaya Lingkungan” dan
misi “Menumbuhkan sikap peduli lingkungan, dan menerapkannya
dalam kehidupan sehari-hari,” yang menjadi landasan kuat untuk program Adiwiyata.
Keberadaan SMA Negeri 1 Sembawa dalam konteks Adiwiyata
menegaskan perannya sebagai bagian
dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk membentuk
sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, yang berpotensi
mencapai tingkat provinsi dan nasional.
Diungkapkan Ria, SMA
Negeri 1 Sembawa menunjukkan komitmen kuat untuk menjadi
sekolah Adiwiyata, dengan fokus
pada pengembangan karakter siswa
yang berwawasan lingkungan.
“Selain aspek lingkungan, sekolah
ini juga aktif dalam pemantauan kurikulum muatan lokal untuk
ketahanan iklim yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan lembaga
internasional (ICRAF)” pungkas Ria. (R.joe/adv)











